KELAPA – Menanggapi pemberitaan yang beredar sebelumnya yang menyeret nama dan integritas jajaran kepolisian setempat terkait dugaan kelalaian atau keterlibatan dalam kasus hilangnya aset di kompleks bekas pengolahan mineral (Smelter), pihak Kepolisian Sektor Kelapa angkat bicara dan memberikan penjelasan resmi. Melalui Kepala Unit Reskrim, Bripka Eson Saputra, S.H., ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak berdasar dan sama sekali tidak benar. Bahkan, ia membuktikan bahwa dirinya beserta seluruh anggota Reskrim justru telah bekerja keras dan bergerak aktif untuk mengamankan lokasi tersebut dari tangan-tangan penjarah.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan kepada awak media pada Rabu (13/5/2026), Bripka Eson Saputra, S.H. menegaskan, pemberitaan atau isu yang menyeret nama baik dirinya maupun tim Reskrim Polsek Kelapa adalah hal yang keliru dan jauh dari kenyataan di lapangan. Justru sebaliknya, pihaknya telah mengerahkan segala kemampuan dan tenaga yang ada demi menjaga keamanan aset negara tersebut agar tidak makin habis dikuras oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Kami dari Polsek Kelapa, khususnya saya selaku Kanit Reskrim bersama seluruh anggota di unit ini, ingin menegaskan dengan tegas bahwa apa yang diberitakan atau informasi yang menyeret nama kami itu tidak benar adanya. Jauh dari tuduhan tersebut, kami justru sudah berusaha semaksimal mungkin, siang dan malam, untuk menjaga, mengawasi, dan mengamankan kompleks Smelter tersebut agar tidak terjadi lagi kerugian akibat pembongkaran atau pencurian," tegas Bripka Eson Saputra, S.H.
Lebih lanjut, untuk membuktikan keseriusan dan langkah nyata yang telah dilakukan di lapangan, Kanit Reskrim merinci serangkaian operasi dan tindakan konkret yang sudah berjalan sejak awal kasus ini terungkap. Tidak hanya sekadar berjaga, tim Reskrim menerapkan strategi pengamanan yang terukur dan bertujuan memutus mata rantai pergerakan pelaku kejahatan di lokasi tersebut.
Berikut adalah langkah-langkah operasi nyata yang telah dilaksanakan jajaran Reskrim Polsek Kelapa di lokasi:
1. Patroli & Kontrol Intensif di Jam Rawan
Petugas rutin melakukan pengecekan, pemantauan, dan patroli keliling, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya tindak pidana — yakni saat malam hari, dini hari, maupun waktu-waktu sepi. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada akses masuk yang terlewat dan memantau setiap sudut kawasan yang luas tersebut agar aman dari aktivitas mencurigakan.
2. Tindakan Cegah Dini di Lokasi
Setiap kali ditemukan adanya orang atau kendaraan yang berusaha masuk ke dalam area kompleks Smelter tanpa memiliki izin resmi, kejelasan tujuan, maupun dokumen sah, petugas langsung melakukan intervensi. Pendekatan dilakukan untuk mencegah niat buruk sejak dini, memeriksa identitas, dan mengusir atau mengamankan siapa saja yang kedapatan berniat jahat atau mencurigakan di dalam kawasan yang statusnya adalah aset sitaan negara tersebut.
3. Pengamanan Barang Bukti Hasil Kejahatan
Langkah yang paling utama dan nyata adalah pihak kepolisian telah berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah barang yang diduga kuat merupakan hasil penjarahan, pencurian, atau pembongkaran yang sudah dilakukan pelaku sebelumnya. Barang-barang tersebut diamankan agar tidak sempat dibawa keluar lokasi dan dijualbelikan, sekaligus dijadikan bukti otentik untuk pengembangan penyidikan kasus pencurian aset negara ini.
"Semua langkah ini kami lakukan bukan hanya sekadar formalitas, tapi demi memastikan apa yang tersisa di dalam sana masih bisa diselamatkan. Kami sadar betul bahwa aset tersebut adalah milik negara yang harus dijaga. Oleh karena itu, tuduhan yang mengatakan kami lepas tangan atau terlibat adalah hal yang sangat menyakitkan dan tidak berdasar sama sekali. Kami buktikan dengan kerja nyata di lapangan," tambahnya.
Bripka Eson juga berharap klarifikasi ini dapat dipahami oleh masyarakat luas agar tidak terjebak pada informasi yang keliru. Ia dan seluruh anggota berkomitmen akan terus memperketat penjagaan hingga seluruh kasus tuntas dan lokasi benar-benar aman sepenuhnya.
Pernyataan ini menjadi jawaban tegas sekaligus pembuktian bahwa institusi kepolisian tetap bekerja profesional, menjaga integritas, dan hadir di tengah masyarakat untuk melindungi aset negara, meskipun di tengah situasi yang penuh sorotan dan isu miring.
Tags:
Berita
