Pangkalpinang–Kasrem 045/Garuda Jaya Kolonel Inf Marsal Denny memimpin Upacara Bendera 17-an Bulan April Tahun 2024, bertempat di lapangan Upacara Makorem 045/Gaya, Jl. Pulau Bangka, Air Hitam, Pangkalpinang, Rabu (17/04/2024).
Satuan upacara terdiri dari Kelompok gabungan Pamen, Korsik, Kelompok Pama gabungan, Bintara, Tamtama, PNS, pasukan upacara bersenjata Denma Korem 045/Gaya dan Batalyon 147/KGJ.
Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. yang dibacakan oleh Kasrem 045/Gaya Kolonel Inf Marsal Denny menyampaikan pada kesempatan yang baik ini, serta masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Saya mengucapkan
Minal ‘Aizin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin, kepada seluruh Prajurit, PNS dan keluarga besar TNI di manapun berada dan bertugas
Saya juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat, dedikasi, loyalitas serta militansi
dalam setiap pelaksanaan tugas TNI di seluruh penjuru
NKRI, ditengah perkembangan lingkungan strategis global, regional maupun nasional yang dinamis dan kompleks.
Dalam beberapa waktu belakangan ini, kita
menyadari adanya peristiwa terkait hukum yang
melibatkan anggota TNI. Kita juga mengalami musibah terbakarnya fasilitas milik TNI. Disamping itu, kita semua
juga berduka atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik yang sedang melaksanakan tugas di Papua. Untuk itu, kita semua harus selalu bersikap hati-hati dan teliti dalam
bertindak, serta selalu menjaga kewaspadaan di manapun kita berada.
Terkait media sosial, saya mengingatkan kembali bahwa saat ini media sosial telah menjadi “medan kritik” yang cenderung dijadikan sarana dalam mempengaruhi
dan merebut opini publik. Penyebaran berita bohong (hoax) akan terus berlangsung, digunakan untuk
memprovokasi, dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Menyikapi hal tersebut, kita harus lebih bijak dan cermat dalam menyikapi informasi yang berkembang, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita di media sosial. Percayalah kepada pimpinan, karena dengan
demikian kita akan tetap solid dan tidak terpecah belah.
Selanjutnya, tahun 2024 ini merupakan tahun politik dengan masih akan diselenggarakannya Pilkada serentak. Terkait hal tersebut, Netralitas TNI adalah
prinsip yang harus dijaga oleh seluruh anggota TNI. Jika TNI terlibat dalam kegiatan politik, maka hal ini dapat
menimbulkan konflik kepentingan dan dapat mengganggu tugas pokoknya.
Tugas TNI saat ini dan ke depan bukan semakin ringan. Hal ini seiring dengan perkembangan lingkungan strategis yang dinamis dan kompleks, serta membawa
pengaruh dalam berbagai sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Untuk itu, berikut ini beberapa penekanan
yang harus dipedomani dalam setiap pelaksanaan tugas
Pertama, Tingkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME, serta Pegang teguh Sumpah
Prajurit, Sapta Marga, dan 8 Wajib TNI.
Kedua, Tingkatkan kehati-hatian dan ketelitian dalam bertindak, serta selalu jaga kesiapsiagaan maupun kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas.
Ketiga, Selalu bijak dan cermat, serta jangan mudah terprovokasi dalam menyikapi informasi yang berkembang, terutama oleh berita-berita di
media sosial yang belum terjamin kebenarannya.
Keempat, Terkait dengan tahun Politi, Netralitas TNI adalah komitmen yang harus dipegang teguh dan dijaga oleh seluruh anggota TNI.
Kelima, Seiring perubahan lingkungan strategis
yang dinamis, setiap Prajurit dan PNS TNI harus
menjadi energi dan solusi bagi kinerja organisasi TNI, guna mewujudkan TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif.
Hadir dalam kegiatan upacara tersebut Para Kasi Kasrem,Para Komandan Satbalak Aju dan Prajurit serta PNS Jajaran Korem 045/Garuda Jaya.
( Penrem 045/Garuda Jaya )
Tags:
Peristiwa