Pangkalpinang, babel exspot-04/06/2026
Pengurus Darah Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Organisasi Pemuda Panca Marga (PPM) Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersama dgn Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, serta aparat desa dari Kelurahan Bukit Sari Kecamatan Gerunggang, bersama sama melakukan kunjungan sekaligus investigasi dan klarifikasi atas adanya issu yg berkembang cukup viral yakni seorang yg mengaku pejuang kemerdekaan merasa diabaikan dan diterlantarkan, baik oleh aparat desa/Kelurahan maupun dari dinas sosial dan jg lembaga legiun veteran, yg dalam hal ini adalah LVRI Provinsi Babel.
Pengurus Daerah LVRI DAN PPM Provinsi Babel, dipimpin lsg oleh Ketua PPM yg jg merangkap sbg Wakil Sekretaris LVRI
Sapta Qodria Muafi, SH., MH , Sekretaris Merangkap Wakil Bendahara Joko Burhani, Humas Bona Tambunan, serta anggota lainnya
Bayu Syahputra, dan Adi Kusyadi.
Dari pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pangkalpinang diwakili oleh Kabid Sub Kepahlawanan dan Perintisan, bpk Sugiri Broto Raharso, didampingi oleh staf bpk Yeddy Abdi Arsyansyah.
Dari pihak Aparat Desa di pimpin lsg oleh Lurah Kelurahan Bukit Sari yaitu ibu Indri Oktaniah, bersama dgn Kasie. Kesra ibu Junita, Babinkamtipmas bpk M. Yusuf, PSM ibu Ngatini serta Sekretaris RT. 06 RW.02 bpk Amir.
Pertemuan yg sekaligus sbg Investigasi ini berlangsung pada hari Kamis, 04 Juni 2026 sekitar pukul 09.00 wib berlangsung sekitar dua jam ini lsg dirumah kediaman yg bersangkutan yaitu bpk Baharuddin di Jl. Bukit Nyato RT. 06 RW.02 Kelurahan Bukit Sari Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang - Babel.
Dalam pertemuan ini beliau didampingi oleh beberapa dari anggota keluarga.
Walaupun sifatnya Investigasi dan klarifikasi, namun ttp mengedepankan azas kekeluargaan dan kemanusiaan.
Beberapa pertanyaan pertanyaan dari berbagai pihak yg ikut hadir dpt dijawab dan terjawab oleh yg bersangkutan dgn segala keterbatasan beliau yg sdh memasuki usia uzur
Anggota keluarga jg ikut membantu memberikan keterangan keterang beserta bukti bukti pisik seperti surat surat, KTP/KTA beliau, baju baju serta atribut atribut yg biasa dipakai beliau dan lain lainnya.
Semua bukti bukti dan keterangan keterangan ini dianalisa dan diklarifikasi, hingga ada titik temu sbg hasil yg akn jadi rekomendasi nantinya utk semua pihak yg hadir dan ikut terkait.
Adapun hasil sementara yg bisa disepakati dari pertemuan, Investigasi dan klarifikasi ini yaitu sbb :
1. Beliau yg bersangkutan bpk Burhanuddin, walaupun msh sehat pisik tp sedikit ada mengalami ketidakstabilan kejiwaan dan perlu penanganan.
2. Bukti bukti berupa ketengan beliau, anggot a keluarga tdk dpt menjelaskan beliau adalah sbg seorang veteran pejuang kemerdekaan, maupun veteran pejuang perdamaian.
3. Bukti bukti surat dan atribut yg beliau tunjukkan, banyak disinyalir tdk autentik dan tdk akurat dan tdk bisa dipertanggung
jawabkan
legalitas nya.
Walaupun demikian temuan temuan yg didapatkan ini jg berbuah hal positif yakni, dari pihak Dinsos akn membantu dlm hal pemberian Bansos dan pemulihan kejiwaan beliau nantinya.
Dari pihak aparat desa jg akan terus memantau dan membantu beliau kedepannya.
Dari pihak PPM dan LVRI ttp akan membantu utk menelusuri lbh lanjut keterangan keterangan beliau serta bukti bukti pisik yg tlh diberikan yg selama ini mengaku sbg veteran pejuang kemerdekaan termasuk menelusurinya ke kantor pusat LVRI.
Dengan adanya pertemuan ini sekaligus jg sbg ajang klarifikasi terhadap pemberitaan sebelum nya dari beberapa media online serta medsos, terhadap issu penelantaran anggota veteran pejuang kemerdekaan tersebut ternyata tdk benar krn beliau bukan bagian dari veteran pejuang kemerdekaan maupun pejuang veteran perdamaian.
Demikian hal ini disampaikan oleh
Joko Burhani yg jg diamini oleh bpk Sapta Qodria Muafi, SH., MH dan pihak pihak yg hadir dan terkait.
Demikian hal ini diwartakan oleh Bona Tambunan dari Pangkalpinang.
Tags:
Berita
