Sumber: Masyarakat
Mentok- Masyarakat dan Oknum yang sering menjadi sasaran empuk bagi dunia pemberitan media online di sebuah wilayah tambang yang ada di perairan laut Balo Laut, berita yang baru saja diangkat dalam sebuah artikel halaman topik Pemberitaan, Senin ( 22.januari 2024),
Menurut sebuah informasi berita yang segaja di publikasikan itu hanya berlaku kepada sebelah pihak saja tanpa ada sebuah keterangan dari pihak Masyarakat maupun Adat, Tokoh Masyarakat dan pemerintah Desa setempat, bahkan yang parah lagi bawa sitem Kordinasi terhadap APH pun di muat dalam tulisan yang hanya ingin mencari kesalahan Masyarakat dan Para penegak hukum, tentang semua itu belum jelas adanya
Saat berita dipublikasikan oleh media online ada salah satu warga Belo laut menghubungi penulis melalui pesan Sura untuk memberikan keterangan secar detail terhadap isi berita yang baru saja di terbitkan.
Salah satu warga dan sebagai tokoh masyarakat di Belo laut juga menambahkan keteranganya kepada penulis melalui pesan sura WhatsApp
" Kami cari makan orang bekerja di lokasi kami sudah disetujui oleh Kepala desa kalau masalah IUP,izin itu kembali ke lokasi , karena masyarakat ingin mendapatkan lebih dari apa yang mereka dapat atas wilayah, apakah tidak ada berita yang bagus yang harus dibuat setiap hari Hanya berita tentang tambang saja, gimana kami mau cari makan kalau diberitakan Yang belum tentu benar." Ujar Bg R
" Ya!, kalau masalah wilayah Belo Laut ini tokoh masyarakat, Kepala Desa, masyarakat Belo laut semua warga kami setuju dengan PIP yang bekerja di wilayah Kami, tanpa ada dirugikan , mau PIP legal, ilegal itu semua membantu kami dalam perekonomian" ujar Bg R
Tangapan mereka atas aksi para pembuat tulisan tersebut hanyalah ingin menyudutkan masyarakat dan menggangu masyarakat untuk mencari makan dan ingin masyarakat tidak punya penghasilan.
" Kami susah cari makan janganlah dibikin susah atas berita yang sepihak kalau mau membuat berita seharusnya masyarakat itu di wawancara" pungkas bg O warga belo yang seharinya dikasih canting.
Sebuah kesimpulan keterangan yang diperoleh dari berbagai sumber, berita yang di hebohkan dengan sistem kordinasi antara masyarakat dan APH dilokasi perairan Belo laut itu sebagai bentuk ketidak berimbang terhadap apa yang telah ditulis, seharusnya kompirmasi, sumber terhadap lakon cerita berita yang sebagai peran terhadap fakta itu di wawancara bukanlah hanya sekedar diberikan informasi lalu dibuat dalam suatu artikel website berita.
Masyarakat sangat tidak terima atas sudutan , karena mereka tidak merasah dirugikan dan tidak merugikan orang lain, masyarakat telah musyawarah atas kegiatan tersebut dan sudah menjadi kesepakatan mereka.
Berita ini tidak direkayasa, sumber, informasi sesuai apa yang telah penulis dapat, artikel berita ini tidaklah asal buat sudah menjadi kesepakatan bersama warga atas kegiatan tambang.
(Pencari fakta)
Tags:
Peristiwa