MEMTOK, BANGKA BARAT - Sebuah babak baru pelayanan kesehatan dimulai di Kecamatan Tempilang. Gedung Puskesmas Tempilang yang kini tampil lebih representatif resmi digunakan setelah Bupati Bangka Barat Markus, S.H., meresmikannya, Jumat (2/10/2026).
Penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita menjadi penanda peresmian gedung baru tersebut. Markus hadir didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas Tempilang dr. Lia Ayu Yuliani, serta sejumlah undangan.
Bagi masyarakat, gedung baru itu diharapkan bukan sekadar perubahan tampilan. Fasilitas yang lebih lengkap diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin nyaman dan optimal.
Puskesmas Tempilang memiliki wilayah pelayanan yang mencakup sembilan desa, yakni Tempilang, Tanjung Niur, Benteng Kota, Air Lintang, Sinar Surya, Sangku, Buyan Kelumbi, Penyampak dan Simpang Yul.
Untuk mendukung pelayanan tersebut, gedung baru atau hasil renovasi Puskesmas Tempilang dilengkapi sejumlah fasilitas, mulai dari poli umum, poli gigi, Unit Gawat Darurat (UGD), layanan persalinan, rawat inap, Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED), hingga laboratorium.
Dalam sambutannya, Markus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Puskesmas Tempilang.
Ia menyebut jajaran Dinas Kesehatan, mitra pembangunan, serta seluruh stakeholder telah mengambil bagian dalam proses pembangunan sejak tahap perencanaan hingga gedung selesai.
“Pembangunan kesehatan salah satunya melalui penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang baik dan mumpuni, yaitu melalui pembangunan gedung baru puskesmas guna mendukung kegiatan operasional pelayanan kesehatan. Puskesmas ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dalam meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan,” ujar Markus.
Menurutnya, fasilitas yang representatif menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung tenaga kesehatan menjalankan tugas.
“Kami menyadari gedung yang representatif dan layak sangat penting untuk menunjang kerja rekan-rekan tenaga kesehatan di lapangan. Dengan gedung baru ini, kami berharap tidak ada lagi kendala fasilitas dalam memberikan pelayanan kepada pasien,” katanya.
Markus menegaskan, pembangunan gedung tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana kesehatan di wilayah Bangka Barat.
Di hadapan para tenaga kesehatan dan tamu undangan, Markus mengingatkan bahwa gedung baru harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan.
Menurutnya, puskesmas memiliki posisi penting karena menjadi salah satu fasilitas yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat.
“Puskesmas bukan sekadar bangunan, melainkan ujung tombak pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia meminta dokter, perawat, bidan, tenaga medis, serta staf administrasi terus meningkatkan mutu pelayanan dan menjaga fasilitas yang telah dibangun.
“Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh tenaga medis, dokter, perawat, bidan dan staf administrasi untuk tingkatkan mutu pelayanan, jaga fasilitas dan optimalisasi program-program kesehatan, baik promotif, preventif maupun kuratif,” ujar Markus.
Tidak kalah penting, ia meminta seluruh petugas mengedepankan keramahan dan profesionalisme.
“Tingkatkan keramahan dan profesionalisme dalam melayani. Pelayanan yang utama, kesehatan masyarakat yang utama,” katanya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan harus berujung pada peningkatan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Kepala Puskesmas Tempilang, dr. Lia Ayu Yuliani, menyambut baik peresmian gedung baru tersebut.
Menurutnya, fasilitas yang lebih representatif diharapkan memberikan suasana pelayanan yang lebih nyaman, baik bagi masyarakat maupun petugas kesehatan.
“Dengan gedung baru ini, kami berharap pasien merasa lebih nyaman, begitu pula dengan petugas dalam memberikan pelayanan,” ujar Lia.
Dengan fasilitas yang tersedia, Puskesmas Tempilang diharapkan semakin optimal menjalankan pelayanan kesehatan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Tempilang.
Usai sambutan, prosesi peresmian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, serta pemotongan nasi tumpeng.
Bupati Markus kemudian didampingi para undangan meninjau sejumlah ruangan dan fasilitas pelayanan yang ada di gedung baru Puskesmas Tempilang.
Di sela-sela kegiatan, Markus juga menyerahkan bingkisan kepada perwakilan ibu hamil.
Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang sekaligus memperlihatkan perhatian terhadap pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah Kecamatan Tempilang.
Di akhir sambutannya, Markus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas baru tersebut secara bijak sekaligus ikut memberikan dukungan terhadap keberlangsungan pelayanan.
“Kami mengajak masyarakat wilayah Kecamatan Tempilang untuk memanfaatkan fasilitas baru ini dengan bijak. Kami juga meminta dukungan dan masukan masyarakat agar pelayanan kesehatan terus membaik,” ujarnya.
Peresmian gedung baru Puskesmas Tempilang turut dihadiri unsur Forkopimda, Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
Kini, gedung baru Puskesmas Tempilang telah resmi menjadi bagian dari wajah pelayanan kesehatan di Kecamatan Tempilang.
Bangunannya boleh berubah, fasilitasnya boleh bertambah. Namun pesan yang disampaikan Markus menjadi pekerjaan berikutnya bagi seluruh jajaran puskesmas untuk memastikan setiap masyarakat yang datang bukan hanya menemukan ruangan yang lebih nyaman, tetapi juga mendapatkan pelayanan yang ramah, profesional dan berkualitas.
Tags:
Berita
